Bromo Tengger Semeru




Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang luasnya 58.000 ha itu terletak antara 1000-3676 meter diatas permukaan laut. Secara administratif Taman Nasional tersebut terletak diempat kabupaten, yaitu Probolinggo, Malang, Pasuruan dan Lumajang. Secara Geografis terlentak antara 7°54'LS-8°13'LS dan atnara 112°51'BT-113°04BT.

  Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terletak pada rangkaian pegunungan yang merupakan salah satu dari rangkaian besar pegunungan yang terbentang di sepanjang Pulau Jawa. Salah satu puncak pegunungan tersebut adalah Gunung Semeru (3676 m), merupakan gunung berapi di Jawa.

  Dibagian utara kawasan Bromo Tengger yang sangat indah dan menarik. Garis tengahnya 8-10 km, sedangkan dindingnya yang terjal tingginya 200 m - 600 m.

  Dasar kaldera Tengger berupa laut pasir yang gersang dan luasnya 5.290 ha. Pada laut pasir terdapat Gunung Bromo (2392 m), Gunung Batok (2470 m), Gunung Watangan (2601 m) dan Gunung Widodaren (2600 m). Gunung Bromo merupakan gunung yang masih aktif, yang pada waktu-waktu tertentu mengeluarkan asap.

  Didalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru terdapat beberapa danau atau ranu yang indah dan menarik, yaitu Ranu Pani. Luasnya 1 ha, terletak pada ketinggian (2.200 m) di atas permukaan laut. Selain itu ada juga Ranu Regulo yang luasnya 0,75 ha dan terletak pada ketinggian (1000 m) diatas permukaan laut.

  Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mempunyai iklim yang tergolong tipe C dan D menurut Schimit dan Ferguson. Musim hujan berlangsung antara bulan November sampai Maret, dengan curah hujan rata-rata 1.600 - 1800 mm/tahun. Perbedaan musim kemarau dan hujan di daerah ini sangat jelas. Temperatur bervariasi antara 3°C - 8°C. Udara diliputi kabut di sore hari. Dimusim hujan kelembaban udara kurang lebih 80 persen. Aliran sungai sangat dipengaruhi oleh musim.



Untuk mencapai lokasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sangat mudah. Banyak jalan yang dapat ditempuh, diantaranya adalah sebagai berikut:


1. Malang ke Gubuk Klakah 28km. Dapat ditempuh dengan kendaraan umum. Kemudian dari Gubuk Klakah ke Ngadas 10 km, dapat di lalui jeep. Dari Ngadas menuju laut pasir antara Ranu Pani dengan jalan kaki atau berkuda.


2. Lumajang ke Senduro 20km, dapat ditempuh dengan kendaraan umum. Dari senduro ke Ranu Pani dengan jalan kaki, berkuda atau nauk kendaraan jeep.


3. Probolinggo ke Ngadisari 47km, dapat ditempuh dengan kendaraan umum. Dari ngadisari ke Cemoro Lawang dengan berkuda atau jalan kaki. Cemoro Lawang merupakan tempat yang terletak di sebelah selatan Gunung Semeru.


4. Pasuruan ke Wonokitri 27km, dapat ditempuh dengan kendaraan umum. Dari Wonokitri perjalanan dilanjutkan ke Gunung Penanjakan 11km, dengan jalan kaki, berkuda atau naik kendaraan jeep.


  Diantara ke empat rute perjalanan tersebut diatas, rute Probolinggo merupakan yang terbaik. Perjalanan cukup mengesankan, mendaki berliku-liku melewati gunung dan jurang dengan udara yang sejuk serta kebun sayur yang menghijau.

  Itulah beberapa rute perjalan menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sebelum berlibur kesana, persiapkan dengan baik apa saja yang harus di bawa. Semoga informasi ini bermanfaat buat kalian semua.


Terimaksih.